Metoda Pengobatan Menurut Rasullulah

petunjuk Al-Qur’an tentang pengobatan

https://diniyyahdarussurur.files.wordpress.com/2010/12/bismillaah1.png?w=226&h=113

Banyak ayat Al Qur’an yang mengisyaratkan tentang pengobatan karena Al Qur’an itu sendiri diturunkan sebagai penawar dan Rahmat bagi orang -orang yang mukmin .

” Dan kami menurunkan Al Qur’an sebagai penawar dan Rahmat untuk orang-orang yang mu’min “( Al-Isra : 82 ). Menurut para ahli tafsir bahwa nama lain dari Al Qur’an yaitu ” Asysyifa ” yang artinya secara Terminologi adalah Obat Penyembuh.” Hai manusia , telah datang kepadamu kitab yang berisi pelajaran dari tuhanmu dan sebagai obat penyembuh jiwa, sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman ” ( Yunus : 57 ).

Di samping  Al Qur’an mengisyaratkan tentang pengobatan juga menceritakan  tentang keindahan alam semesta yang dapat kita jadikan sebagai sumber dari pembuat obat-obatan .” Dia menumbuhkan tanaman-tanaman untukmu, seperti zaitun, korma, anggur dan buah-buahan lain selengkapnya . sesungguhnya pada hal-hal yang demikian terdapat tanda-tanda Kekuasaan Allah bagi orang-orang yang mau memikirkan ( An-Nahl : 11 ) Dan makanlah oleh kamu bermacam-macam sari buah-buahan, serta tempuhlah jalan-jalan yang telah digariskan Tuhanmu dengan lancar. Dari perut lebah itu keluar minuman madu yang bermacam-macam jenisnya dijadikan sebagai obat untuk manusia. Di alamnya terdapat tanda-tanda Kekuasaan Allah bagi orang-orang yang mau memikirkan ” ( An-Nahl : 69)

#‎METODE‬ PENGOBATAN MENURUT RASULULLAH SAW

Setiap penyakit itu pasti ada obatnya, Rasulullah SAW bersabda dari Jabir radhiayallahu anhu’ Rasulullah saw bersabda :

“setiap penyakit itu pasti ada obatnya. oleh karena itu, barang siapa yang tepat dalam melakukan pengobatan suatu penyakit, maka dengan izin Allah Azza wa Jalla dia akan sembuh.” (HR. Muslim dalam Kitab as-Salaam, bab Li kulli Daa-in Dawaa wa Istihbabut Tadaawii, Hadits no. 2204).

Ada tiga metode pengobatan yang diajarkan oleh Rasulullah saw, yaitu:

1. Metode alamiah; menggunakan herbal atau tanaman obat sebagai pengobatan. Salah satu obat yang dianjurkan Rasulullah saw adalah madu. Rasulullah saw bersabda, “Hendaklah kalian menggunakan dua macam obat, yaitu madu dan Al Quran.”
2. Pengobatan Ilahiah; pengobatan yang dilakukan dengan memanjatkan do’a kepada Allah swt agar diberikan kesembuhan karena segala penyakit tentunya berasal dari takdir Allah swt yang maha kuasa.
3. Metode ilmiah; metode yang diambil berdasarkan ilmu pengetahuan. Pada zaman Rasulullah saw., metode ilmiah yang terkenal adalah bekam. Bekam (al hijamah) adalah pengobatan yang bertujuan untuk membuang darah kotor yang akan mengakibatkan timbulnya berbagai penyakit, bekam juga bertujuan untuk membuang racun yang ada dalam tubuh, meluruskan tulang belakang sehingga gangguan kesehatan dapat diminimalkan. serta membersihkan dan menyeimbangkan suhu dalam tubuh agar terjadi harmonisasi yang menyebabkan seseorang dapat hidup sehat. Pengobatan dengan bekam kini sudah dikembangkan sesuai kemajuan teknologi dan manfaatnya sudah diakui oleh para dokter di rumah sakit.

Metoda Pengobatan Para Rasul Sebelumnya.

1. Nabi Isa. As

” Dan akan dijadikan-Nya sebagai Rasul untuk Bani Israil .Katanya : Aku ini datang kepadamu membawa tanda Mukjizat dari tuhanmu yaitu aku dapat membuat dari tanah liat ini rangka burung untuk kalian, kemudian aku tiup lalu menjadi seekor dengan izin Allah. Dan aku sanggup menyembuhkan orang buta, penyakit sopak dan menghidupkan orang mati dengan izin Allah ” ( QS.Ali Imran : 49 ).

Menurut para Mufassir, Nabi Isa mengobati penyakit buta dan sopak dengan cara diusap dengan tangan-Nya mata yang buta dan anggota tubuh yang terkena sopak dengan izin Allah melalui mukjizatnya maka seketika itu sembuh.

2. Nabi Musa. As

Sebagai seorang Rasul yang sangat dalam ilmunya dan sanggup melumpuhkan Fira’un sang raja kafir yang sangat kuat dan menguasai sebagian besar alam, karena sangat kuasanya sampai -sampai dia mengaku dirinya tuhan dari segala makhluk. ” Maka berkata Fira’un : ” Akulah Tuhan yang maha tinggi “ ( An-Naziat : 24). Nabi Musa tidak terlepas dari sifat kemanusiannya yang merupakan Sunnatulloh yaitu sakit. Beliau pernah sakit lalu memetik sehelai daun yang di niatkan sebagai obat yang hakikatnya Allah yang menyembuhkan kemudian di tempelkan pada anggota yang sakit, karena Mukjizatnya seketika itu sembuh. Dan kedua kalinya beliau sakit kemudian memetik sehelai daun secara spontanitas tanpa diniatkan sebagai obat yang hakikatnya Allah Sang Penyembuh maka ketika itu sakitnya tidak sembuh .

3. Metoda Pengobatan Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul yang diperintahkan oleh Allah untuk menyampaikan wahyu kepada umat-Nya tidak lepas tingkah lakunya dari Al Qur’an karena beliau dijadikan sebagai suri tauladan yang baik untuk semua manusia.

Firman Allah : ” Sesungguhnya pada diri Rasul itu ada terdapat suri tauladan yang baik untuk kamu, bagi orang-orang yang mengharapkan Rahmat dan hari kemudian dan yang banyak yang memuja Allah ” ( Al Ahzab : 21) . Kata Imam Ali : ” Sesungguhnya semua tingkah laku Nabi Muhammad SAW adalah  Al Qur’an “.

1. Ruqyah

https://keperawatanreligiondarasaputri.files.wordpress.com/2015/06/67d8c-index.jpg?w=730

Ruqyah atau yang kita kenal dengan jampi-jampi merupakan salah satu cara pengobatan yang pernah diajarkan Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammmad SAW. Ketika Rasullulloh sakit maka datang Malaikat Jibril mendekati tubuh beliau yang sangat indah kemudian  Jibril membacakan salah satu doa sambil ditiupkan ketubuh Nabi, seketika itu Beliau sembuh. inilah doanya ” BismIlahi arqiika minkulli syai-in yu’dziika minsyarri kulli nafsin au-ainiasadin Alloohu yasyfiika bismIlahi arqiika “ . Ada tiga cara yang dilakukan Nabi dalam Ruqyah:

2 . Nafats.

https://i1.wp.com/barokahassyifa.com/wp-content/uploads/2011/06/ruqyah-212x213.jpg

           Nafats yaitu membaca ayat Al Qur’an atau doa kemudian di tiupkan pada kedua telapak tangan kemudian di usapkan keseluruh badan pasien yang sakit. Dalam satu riwayat bahwasanya Nabi Muhammmad SAW apabila beliau sakit maka membaca “Al-muawwidzat” yaitu tiga surat Al Qur’an yang di awali dengan kata ” A’udzu ” Yaitu : surat An Nas, Al Falaq dan Al Ikhlas kemudian di tiupkan pada dua telapak tangannya lalu di usapkan keseluruh badan.

3. Air liur yang di tempelkan pada tangan kanannya.

Di riwayatkan oleh Bukhari-Muslim : Bahwasanya Nabi Muhammad SAW apabila ada manusia tergores kemudian luka ,maka beliau membaca doa kemudian air liurnya ditempelkan pada tangan kanannya, lalu diusapkan pada luka orang itu.Inilah  doanya. “ALLAHUMMA ROBBINNAS ADZHABILBAS ISYFI ANTASY-SYAFII LAA SYIFA-A ILLA SYIFA-UKA LAA YUGODIRU SAQOMAN “.

artinya : Ya Allah, Ya Tuhan yang mengusai manusia, hilangkanlah kesakitan padanya dan sembuhkanlah. Engkaulah pemberi kesembuhan, yang tidak ada yang dapat menyembuhkan kecuali dengan penyembuhan Engkau, satu penyembuhan yang tidak diiringi oleh kesakitan. (HR. Bukhari-Muslim)

4. Meletakkan tangan pada salah satu anggota badan.

Nabi Muhammad SAW pernah memerintahkan Utsman bin Abil Ash yang sedang sakit dengan sabdanya: ” Letakkanlah tangan mu pada anggota badan yang sakit kemudian bacalah “Basmalah 3x dan A’udzu bi-izzatillah waqudrotihi minsyarrima ajidu wa uhajiru 7x”

5. Doa Mukjizat

Banyak do’a-do’a untuk kesembuhan yang di ajarkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada umat-Nya.Antara lain : ” Allahumma isyfi abdaka yan-ulaka aduwwan aw yamsyi laka ila sholaah ” .

6. Dengan Memakai Madu.

https://i2.wp.com/www.szaktudas.com/wp-content/uploads/2015/06/KEHEBATAN-LEBAH-MADU-DALAM-AL-QURAN-SEBAGAI-OBAT-BAGI-MANUSIA.jpg

Sebagaimana Ayat di atas bahwa madu Allah jadikan sebagai obat maka Rasululloh menggunakan madu untuk mengobati salah satu keluarga shahabat yang sedanga sakit. Dalam satu riwayat, ada shahabat datang kepada Nabi SAW memberitahukan anaknya sedang sakit, kemudian Nabi menyuruh orang itu meminumkan anaknya madu asli sambil membaca doa

by : http://www.pengobatan.com/khazanah_islamiah/kronologis_pengobatan_islam.html

Iklan